Bagi para penikmat Emha, nonton kasidah ini asyiknya luar biasa. Ini adalah jiwanya Emha. Kasidah konvensional mensyaratkan kesopanan, kerapihan, kekaleman, kesyahduan dsb. Ehma tidak. Kasidah ini jujur, apa adanya, sambil joget, tidak dibuat-buat. Memang, pesan-pesan moral tidak mesti disampaikan secara konvensional, bisa dengan cara seperti ini: lucu, menggelitik, mengasyikkan dan bisa dinikmati. Tapi ini karena lagunya sendiri adalah kritik sosial. Kalau isinya perenungan diri, ya gak bisa begini dong. Masa, perenungan sambil joget, bener kan Cak Nun? Nikmat sekali nonton suguhan ini. Arransemen musiknya enak, liriknya kritik dan itu tuh, yang joget pada khusyu dan nikmat, benar-benar apa adanya. kasidah yang bukan kasidah. Emha itu waliyullah dalam seni dan kebudayaan …
a
