Ketika pulang dari Makkah, Fariduddin Attar bercerita tentang Abu Yazid yang luar biasa: Bayazid baru pulang ke Bistam dari Hamazan. Ketika dia mengeluarkan sebuah kunyit dari saku bajunya, yang baru dibelinya di pasar Hamazan, alangkah kagetnya ada seekor semut disitu. Dia tampak menyesal, “aku telah melakukan kesalahan dengan memisahkan makhluk malang ini dari habitatnya.” Dia merenung sebentar dan langsung balik lagi berjalan kaki ke Hamzan untuk mengembalikan semut itu ke habitatnya, tempat kunyit itu dibelinya.

sungguh luar biasa sang wali Allah ini… yang sangat sayang dan mahabbah nya hingga terkubur rasa kemanusiaan nya dan yang muncul adalah rasa ketuhanan yang bergitu mendalam terhadap Tuhannya sehingga tercipta nya kasih sayang terhadap sesama makhluk Tuhan dengan segala bentuk dan rupa.
subhanallah
Subhanallah…Allah telah memberikan contoh melalui hamba-Nya yang sholeh…tentang keluhuran budi pekerti…!
Bagaimana dg manusia zaman ini adakah sprti beliau?
Allahu akbar, btapa besar ksh sayangnya kepada sesama mahluk allah.
inilah rahmat kepada seluruh alam.