Annggota Parlemen Muslimah Inggris, Baroness Warsi, Dilarang Hadiri Konferensi Islam Inggris

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON–Anggota parlemen asal Partai Konservatif, Baroness Warsi, dilarang Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk menghadiri konferensi besar Islam yang digelar hari ini. Warsi merupakan Muslimah Inggris pertama yang masuk jajaran kabinet.

Warsi diberi kabar larangan itu oleh Perdana Menteri agar membatalkan kehadirannya di acara bertajuk Perdamaian Global dan Ajang Persatuan yang disebut-sebut sebagai acara pertemuan multikultura terbesar di Eropa.

Konferensi yang digelar di London itu bertujuan untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat. Namun acara ini dikritik lantaran dianggap menghadirkan sejumlah pembicara yang membenarkan serangan bunuh diri, mempromosikan Alqaidah, homophobia, dan terorisme.

Sebagai seseorang yang berpengaruh di kalangan Muslim internasional, Warsi berpendapat bahwa menghadapi kalangan ekstremisme di acara publik merupakan cara yang lebih efektif mengatasi gerakan fundamentalis dari pada menolak terlibat dengan kalangan mereka. Menurut seorang sumber di Whitehall mengatakan,” Dia (Warsi) berharap untuk hadir, tapi ada perbedaan pendapat mengenai cara mengatasi ekstremisme, dan Perdana Menteri didukung Mendagri Theresa May untuk tidak menghadiri acara itu.”

Konferensi Islam itu diharapkan dapat dihadiri sekitar 60 ribu peserta. Konferensi ini diorganisir oleh televisi Muslim paling terkenal di Inggris, the Islam Channel, yang di awal tahun ini dituduh oleh Yayasan Quilliam sebagai pendukung kelompok ekstremis. (24`Okotober 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: