Perbandingan Dua Fenomena di Indonesia Relijius dan di Italia

*
Lihatlah Perbandingan Dua Berita Menarik Ini:

*

VIVAnews. 7 Maret 2012.
Wacana pelarangan staf anggota Dewan yang mengenakan pakaian seksi atau rok mini mendapatkan kritik dari Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan. Komnas berpandangan, seharusnya bukan cara berpakaian yang diubah, melainkan cara pandang terhadap para perempuan. “Kita kecewa dengan cara pandang kepada perempuan,” kata Ketua Komnas Perempuan Yuniyanti Chuzaifa di kantornya, Jakarta, Rabu 7 Maret 2012. Yuniyanti mencontohkan komentar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo terkait cara berpakaian perempuan saat marak peristiwa pemerkosaan di angkutan kota. Komentar itu langsung menimbulkan reaksi negatif dari sebagian perempuan. Akibat pernyataannya, Foke didemo oleh sejumlah perempuan. Foke akhirnya meminta maaf terkait pernyataannya. “Harusnya pejabat publik belajar dari Foke,” kata dia.

VIVAnews. 26 Oktober 2010.
Pemerintah suatu kota pesisir di Italia memerintahkan polisi mendenda perempuan yang mengenakan rok terlalu pendek atau memakai baju yang terlalu memperlihatkan belahan dada. Ini demi menjaga kesopanan publik di tempat umum. Kebijakan itu diumumkan Walikota Luigi Bobbio setelah disetujui dewan kota Castellammare di Stabia, provinsi Naples, Senin 25 Oktober 2010. Polisi akan menjatuhkan denda 300 euro atau sekitar Rp3,7 juta kepada pemakai baju atau rok yang dianggap terlalu seronok.

Indonesia luar biasa bukan??

7 Responses to Perbandingan Dua Fenomena di Indonesia Relijius dan di Italia

  1. edi sasmita says:

    Hahahahaha… Memang sudah terbalik cara pandang sebagian wanita indonesia. Ada sebab karena ada musabab. Wanita memang ingin dilihat, itu aja kok intinya. Makanya Rasulullah menyuruh wanita untuk berpakain tertutup dan yang tidak menimbulkan hasrat.

  2. Annisaa Wassholihah says:

    naudzubillaahimindzalik..
    ketika wanita dipertahankan kehormatan n harga dirinya oleh org lain seharusnya bs lebih bersyukur n brterimakasih,.. memang bnar trkadang wanita tdk tau betapa berharganya diri mereka dmata Alloh SWT. namun mereka malah tdk bs mghargai diri mereka sndiri.

  3. Irwan Amin says:

    emang banyak dri orang tidak melihat dri drinya sendiri ….siapapun orang telanjang di jalaln ….eeee malah yang liat yang disuruhmengganti cra pandangnya …emang orang klo udah gak tau malu ya kyak gni nich …

  4. M. Fachri says:

    Memang Komnas dibayar untuk protes biar ada kerjaan kali

  5. Asuy Suyanti says:

    Hah….indonesia…indonesia…

  6. fajar says:

    itu cewek yg namany yuniati insya Allah calon penghuni neraka kayaknya….masya Allah nu;udzubillahi min dzalik

  7. Arif Shaleh says:

    tolong di jawab di dinding saya:
    Bandingkan kedua fenomena di bawah:
    ~Seorang anak dari keluarga baik2 tapi menjadi anak yang nakal, akan tetapi bisa menjaga supaya tidak ketahuan polisi dan sukses dimasa depannya karena menurut pandangan masyarakat orang itu mempunyai kelakuan yang baik.
    ~Sedangkan dari keluarga miskin juga menjadi anak yang nakal, akan tetapi selalu berurusan dengan polisi dan dianggap menjadi orang yang tidak baik dan berujung kepada ketidaksuksesan di masa depannya.

    bandingkan yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: