13 Alasan Menulis di Internet Lebih Efektif, Strategis dan Lebih Luas Manfaatnya Ketimbang Menulis Buku

Moeflich Hasbullah

*

ide-menulis

Bagi siapa saja yang ingin menulis sebanyak-banyaknya, ingin berbuat amal sebanyak-banyaknya, ingin memberikan manfaat dan berbagi ilmu kepada orang lain seluas-luasnya, dan semuanya tak diniatkan komersial alias mencari keuntungan material atau mengharapkan balasan uang, karena strategisnya posisi dan peranan internet, membuat situs internet dan menulis didalamnya memiliki jauh lebih banyak kelebihan ketimbang menulis buku cetak, menulis artikel di majalah atau koran. Menulis di website/blog jauh lebih efektif dan strategis untuk memasarkan pikiran kita dan menebarkan manfaat seluas-luasnya demi berbagi pengetahuan dan beramal kemanusiaan.

Berikut ini 13 alasan mengapa menulis di website/blog lebih efektif, strategis dan bermanfaat dibandingkan menulis buku. Tapi mohon dingat, ini bila fikiran kita hanya mengejar manfaat dan sosialisasi tulisan. Bukankah kita menulis memang untuk dibaca orang??

1. Menerbitkan situs pribadi sangat praktis, bisa dilakukan siapa saja, dimana saja tanpa kriteria dan aturan penerbitan, modalnya kemauan. Tinggal sign up! dan jadi!! Bisa menggunakan layanan gratis seperti blogspot, wordpress, jomla dll). Banyak sekali webiste-website besar memberikan layanan gratis membuat blog. Atau, langganan domain dengan biaya sangat murah pertahunnya.

2. Tutorial membuat blog dan website sangat mudah ditemukan di internet sendiri. Petunjuk mengerjakan fitur apa saja bisa ditemukan. Sangat banyak situs memberikan layanan teknis bagaimana membuat, mengelola dan mengembangkan blog atau website kita.

3. Membuka website/blog sangat mudah alias bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, dari pelosok desa terpencil hingga di pusat kota, selama ada komputer dan jaringan internet. Membaca buku harus di sekolah, di perpustakaan, di toko buku atau di rumah yang memiliki buku. Memang, membaca buku bisa di tengah hutan atau di puncak gunung tanpa perlu komputer dan listrik, tapi hanya satu dua buku. Dengan satu perangkat komputer dan jaringan internet di sebuah pelosok kampung terpencil, kita bisa membuka ratusan buku elektronik (e-book) dan jutaan tulisan.

4. Selama kita menyicil tulisan di blog/website perjudul atau pertopik, tulisan yang sudah dikerjakan bisa diakses oleh orang lain, dibaca dan diambil manfaatnya. Menulis buku hanya bisa dibaca orang lain bila sudah selesai dan orang harus membelinya di toko buku dengan harga yang mahal.

5. Situs internet bisa diakses dan dibuka di seluruh dunia. Ketika kita mulai membuat situs, baru saja halaman mukanya, atau baru mengisinya (posting) dengan satu tulisan, tulisan itu bisa diakses di seluruh dunia. Menulis buku? Anda bisa bayangkan sendiri. Jangankan baru satu halaman, sudah hampir selesai pun dan ditulis bertahun-tahun, bila belum diterbitkan maka tidak bisa dibaca orang. Tulisan dan fikiran Anda jadi kurang bermanfaat! Kalau sudah diterbitkan belum tentu dibeli orang apalagi laku bila buku Anda tidak menarik.

6. Website/blog adalah halaman bacaan anti sobek, anti kotor, anti lecek dan anti debu. Selamanya terpelihara dengan baik, cantik dan indah karena berupa sebuah program di dunia maya. Buku? Kalau lama tidak dibaca dan tersimpan di lemari di rumah atau diperpustakaan bertahun-tahun sudah pasti jadi kotor, berdebu, menguning dan tidak menarik.

7. Desain, wajah dan tata letak website/blog bisa diatur dan dirubah-rubah kapan saja dan bagaimana saja sesuai keinginan kita. Buku? Kalau sudah dicetak ya begitu saja, tinggal nunggu dimakan rayap dan jadi sampah.

8. Buku bisa basah, rusak, terbakar, hilang. Blog/website? Kalaupun komputer kita terbakar, jaringan di tempat kita rusak, listrik mati atau pulsa habis, situs kita tetap aman tersimpan dalam jaringan maya di planet bumi.

9. Untuk membaca buku tertentu atau buku tetap, Anda harus kembali ke rumah, ke perpustakaan atau membawanya kemana-mana (berat dan ribed!!). Dalam website/blog, kita bisa membukanya dimana saja, di toko, tempat kerja, di cafe atau di dalam perjalanan. Kalau Anda bawa laptop atau notebook dengan paket internetnya bisa dibuka dimana saja, bila kuota langganan habis tinggal mampir ke lokasi hotspot. Kalau tidak bawa komputer tinggal mampir ke warnet dan “cring…!” masuklah pada bacaan kita.

10. Tulisan atau karya kita dalam situs akan dibaca sampai kapan pun oleh orang yang membukanya di jaringan maya di seluruh dunia. Buku Anda? Hanya bisa dibaca oleh orang yang memilikinya.

11. Pembaca tulisan Anda di blog/website bisa memberikan komentar secara langsung setelah membacanya sehingga terjadi komunikasi dengan Anda sebagai penulisnya. Pembaca buku/tulisan cetak Anda? Anda tidak tahu ada pembacanya atau tidak, siapa dan dimana. Kalau pun pembaca membuat komentar, itu hanya untuk dirinya sendiri, tidak bisa diketahui oleh penulisnya dan pembaca yang lain. Tulisan kita juga akan mendapat tambahan komentar terus- menerus tanpa Anda duga. Tulisan atau postingan yang menarik akan mengundang komentar ratusan bahkan ribuan. Diantara pembaca atau komentator sendiri bisa berdiskusi satu sama lain.

12. Bila kita menulis di media massa cetak (koran, majalah), tulisan kita hanya dibaca oleh orang yang membuka koran/majalah hari itu, atau pada hari-hari lain yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Bila kita menulis buku dan buku kita laris bahkan best seller, buku kita hanya disimpan oleh pribadi-pribadi yang sudah membeli atau tersimpan di perpustakaan yang orang perlu berkunjung kesitu untuk membacanya. Tulisan kita di website/blog medan pembacanya lebih luas, bisa dibaca dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja tanpa harus membelinya, tidak tersimpan di rak buku pribadi atau di ruang perpustakaan melainkan terpajang di perpustakaan terbuka di ruang cyber di seluruh dunia.

13. Dari tulisan kita di media cetak, kita tidak tahu bagaimana komentar atau tanggapan pembaca atas tulisan kita. Bila itu koran, setelah dibaca umumnya terus dibuang. Di internet? Tulisan kita yang diposting tanggal tertentu, akan terus tersimpan aman abadi, terus dibaca orang hingga tak terhitung sampai kapan dan komentar pun akan terus mengalir. Sekali lagi, bila tulisan Anda menarik orang untuk membacanya. Maka, menulislah yang menarik dan penting.

Inilah paling tidak 13 kelebihan menulis di blog/wesbite ketimbang menulis buku cetak. Dan, karena itulah, koran, majalah dan buku pun sekarang banyak yang dibuat edisi e-booknya agar lebih awet, tahan lama, bisa diambil, diakses dan dibaca siapa saja di situs-situs tertentu yang menyediakan e-book untuk di download. The era of paperless starts to begin!!

Salam. Semoga bermanfaat!!

6 Responses to 13 Alasan Menulis di Internet Lebih Efektif, Strategis dan Lebih Luas Manfaatnya Ketimbang Menulis Buku

  1. rbt winarto says:

    Asli briliant,,,,,,

  2. Hada says:

    Mari kita menulis selagi masih ada kesempatan..🙂

  3. Taufsyaif says:

    Tapi jangan serem2 nulisx di internet.biza2 yg baca koid/koma. Nah yang repot pembaca.apalagi tujuan menghidupkan nafsu pembaca. Wuih jadix korban aborsi terjadi dimana2. Corry cm gw ngingeti,nyegah tu paling baik drpd ngobati.because nyegah,gak pakek duit.ngobati,duit gak ada abiz2x,sblm sembuh.

  4. anas says:

    Yang lebih menarik lagi,…baik tulisan,gambar,video,lagu,iklan,info,hiburan dll sekarang sudah bisa diakses hanya dengan bermodal alat sebesar genggaman tangan kita…!!!
    Benar benar ruarrr biasaaa….!!!

  5. RiderAlit says:

    Reblogged this on RiderAlit.

  6. RiderAlit says:

    Izin reblog ya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: