Kenapa Tere Liye MENOLAK Kontes Putri2an

10/04/2013

*

3971237Saya menolak kontes putri2an, dan menghimbau wanita manapun agar tidak ikut. Kenapa? Saya tidak akan membawa dalil agama dalam tulisan ini, saya akan gunakan saja logika, biar sama kuat. Toh, kalaupun saya membawa agama, frekuensi radionya sudah kadung berbeda.

Kenapa saya menolak kontes putri2an? Simpel, hei, tidakkah kalian telah membaca belasan novel Tere Liye, ratusan artikel, ribuan catatan, saya menulis tulisan yang hendak memuliakan wanita. Kecantikan tidak pernah dinilai dari sisi fisik. Saya menyanjung wanita agar mandiri, berpendidikan, percaya diri, dan semua karakter positif lainnya. Saya menulis kisah Laisa dalam novel/film Bidadari2 Surga, meski beribu laki-laki bahkan melihatnya saja ogah, karena Laisa pendek, gempal, rambutnya keriting, jalannya seperti robot, jari tangannya tertekuk, tapi sungguh dia adalah bidadari surga dengan seluruh pengorbanannya untuk adik-adiknya, untuk keluarganya. Hatinya yang cantik, maka cantik sudah sisanya. Saya meletakkan karakter wanita begitu terhormat, memuji mereka sebagai sosok yang amat penting, dalam banyak novel dan tulisan. Read the rest of this entry »


SAYA ANTI DEMOKRASI

12/05/2012

Emha Ainun Nadjib

*

Kalau ada bentrok antara Ustadz dengan Pastur, pihak Depag, Polsek, dan Danramil harus menyalahkan Ustadz, sebab kalau tidak itu namanya diktator mayoritas. Mentang-mentang Ummat Islam mayoritas, asalkan yang mayoritas bukan yang selain Islam – harus mengalah dan wajib kalah. Kalau mayoritas kalah, itu memang sudah seharusnya, asalkan mayoritasnya Islam dan minoritasnya Kristen. Tapi kalau mayoritasnya Kristen dan minoritasnya Islam, Islam yang harus kalah. Baru wajar namanya. Read the rest of this entry »


Perbandingan Dua Fenomena di Indonesia Relijius dan di Italia

08/03/2012

*
Lihatlah Perbandingan Dua Berita Menarik Ini:

Read the rest of this entry »


Renungan Bagus: Penyesalan Seorang Perempuan Setelah Menikah Mengingat Pacarannya Dulu

22/08/2011

a

“Betapa hinanya kurasakan saat aku menikah, aku ingat bahwa beberapa orang laki-laki sebagai pacarku dulu pernah “menyentuhku.” Hina menyadari diri bahwa saat menikah yang merupakan mahligai dambaan jutaan perempuan, diriku sudah tidak bersih dan suci lagi. Kebayang betapa malu dan hancurnya perasaanku dan aku merasa tidak berharga lagi. Saat itu kurasakan sebagai cintaku kepada pacarku, tapi ternyata bukan. Itu hanyalah kemurahanku yang telah membuat diriku kotor dan hina. Read the rest of this entry »


Malaysia Tangkap Warga Muslim yang Merayakan Valentine

15/02/2011

Rayakan Valentin, Malaysia Tahan 100 Muslim

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Kepolisian Diraja Malaysia setidaknya menahan hampir 100 muslim yang merayakan Hari Valentin yang berujung pada tindak kekerasan. Demikian disampaikan pejabat kepolisian setempat, Selasa (14/2). Penangkapan itu dilakukan setelah kepolisian setempat sebelumnya telah memperingatkan agar tidak merayakan hari kasih sayang, tersebut yang dapat menyebabkan tindakan tercela. Read the rest of this entry »