Nama, Rasa Bahasa dan Ruwatan Kebudayaan

20/07/2013

Oleh Moeflich Hasbullah

*

Forum_announcement_header - Copy

Rasa bahasa penduduk Nusantara pada masa silam, baik masa Hindu maupun masa Islam, di kalangan raja-raja Hindu maupun parawali Jawa (walisongo), sungguh mengesankan. Mereka memiliki rasa bahasa yang tinggi dan sangat berseni yang bersumber dari khazanah kekayaan budaya lokal. Rasa bahasa saat itu tentu merupakan representasi kesadaran bahasa para pembesar kerajaan dan rakyatnya. Seperti sekarang, bahasa yang digunakan presiden, para menteri dan pejabat tinggi negara sama dengan bahasa Indonesia yang digunakan umum. Kuatnya rasa bahasa ini misalnya ditemukan pada nama-nama dan gelar keluarga kerajaan Sunda maupun Jawa. Read the rest of this entry »


13 Alasan Menulis di Internet Lebih Efektif, Strategis dan Lebih Luas Manfaatnya Ketimbang Menulis Buku

26/06/2013

Moeflich Hasbullah

*

ide-menulis

Bagi siapa saja yang ingin menulis sebanyak-banyaknya, ingin berbuat amal sebanyak-banyaknya, ingin memberikan manfaat dan berbagi ilmu kepada orang lain seluas-luasnya, dan semuanya tak diniatkan komersial alias mencari keuntungan material atau mengharapkan balasan uang, karena strategisnya posisi dan peranan internet, membuat situs internet dan menulis didalamnya memiliki jauh lebih banyak kelebihan ketimbang menulis buku cetak, menulis artikel di majalah atau koran. Menulis di website/blog jauh lebih efektif dan strategis untuk memasarkan pikiran kita dan menebarkan manfaat seluas-luasnya demi berbagi pengetahuan dan beramal kemanusiaan. Read the rest of this entry »


Tingkatan-tingkatan Penggunaan Islam sebagai Perjuangan

12/08/2012

Oleh Moeflich Hasbullah

_______________________________

Banyak orang merasa sebagai pejuang Islam, terutama mereka yang aktif dalam komunitas dan organisasi Islam. Tapi, siapa sebenarnya pejuang Islam itu? Apakah mereka yang merasa sebagai pejuang Islam benar-benar berjuang untuk Islam? Inilah lima tingkatan pejuang Islam yang ada dalam kehidupan umat.

_______________________________

Read the rest of this entry »


Agama Sikap Mental

19/08/2011

Moeflich Hasbullah
Opini Tribun Jabar, 7 April 2011

a

Dalam kehidupan manusia, tidak ada agama murni, yang ada adalah agama sifat. Dalam fikiran manusia, tidak ada Islam, Kristen, Hindu, Budha yang asli, yang ada adalah agama yang sudah mengalami penyifatan: Islam tradisional, Islam modern, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Budha Mahayana, Hindu Bali dan seterusnya. Ortodoksi menjadi sifat ketika sekelompok orang mengklaim dirinya Islam Al-Qur’an dan Sunah. Demikian juga dengan Islam penjaga warisan ulama. Organisasi dan madzhab menjadi sifat ketika sudah menjadi identitas dan simbol-simbol kelompok. Ketika agama ditempeli sifat-sifat, saat itu agama menjadi distorsi karena berubah menjadi ekspresi kelompok. Read the rest of this entry »


Api Sejarah dan Spirit Pelurusan Sejarah Indonesia

16/08/2011

Moeflich Hasbullah
Presentasi pada Diskusi Buku Api Sejarah-2 karya Ahmad Mansur Suryanegara di Selasar Campus Center Barat ITB, 11 Ramadhan 1432/11 Agustus 2011.

a


Sebagai warisan dari konflik-konflik politik yang berlangsung sejak zaman kolonial, Islam Indonesia adalah sebuah entitas umat yang selalu berhadapan dengan kekuatan negara. Negara kolonial mempertahankan kekuasaan koloninya dengan berusaha meminimalisir pengaruh Islam, sementara Islam sendiri menjadi “pembangkang birokrasi” dan inspirasi untuk melakukan perlawanan. Tradisi ini berlanjut hingga zaman Orde Baru yaitu saat pemerintahan Soeharto menempatkan diri sebagai negara yang memusuhi Islam. Perseteruan ini berimbas pada sejarah. Read the rest of this entry »