Kisah Seorang Wanita Yang Menjual Keperawanannya

*
cewe-jual-diriWanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak dipojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri.Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa. Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”
” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
” Lantas untuk apa anda duduk di sini?”
” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukkan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak? ”
”Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”
”Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ” Kata wanita itu dengan suara lambat.
”Jual? Apakah anda menjual sesuatu disini? ”

Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

”Ok, lah. Apapun yang akan anda jual,ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ”
”Saya ingin menjual diri saya, ” Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu. Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
” Mari ikut saya,” Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.

Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperatif karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

” Apakah anda serius? ”
” Saya serius ” Jawab wanita itu tegas.
” Berapa tarif yang anda minta? ”
” Setinggi-tingginya.”
” Mengapa?” Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
” Saya masih perawan”
” Perawan? ” Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.. pikirnya

” Bagaimana saya tahu anda masih perawan?”
” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …”
” Kalau tidak terbukti? ”
” Tidak usah bayar …”
” Baiklah …” Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
” Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ”
” Cobalah. ”
” Berapa tarif yang diminta? ”
” Setinggi-tingginya. ”
” Berapa? ”
” Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ”
” Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu. Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

” Saya sudah dapatkan seorang penawar.Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Ini termasuk yang tertinggi, ”Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
” Saya ingin yang lebih tinggi…”
” Baiklah. Tunggu disini …” Petugas satpam itu berlalu.

Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
” Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”

” Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, anda pun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adil kan. Kita sama-sama butuh … ”
” Saya ingin tawaran tertinggi … ”Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
” Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ” Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua. ” Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata petugas satpam itu dengan sopan.

Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu …
” Berapa? ” Tanya pria itu kepada wanita itu.
” Setinggi-tingginya ” Jawab wanita itu dengan tegas.
” Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
” Rp.. 6 juta, tuan ”
” Kalau begitu saya berani dengan hargaRp. 7 juta untuk semalam. ”
Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arahwanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
” Bagaimana? ” tanya pria itu.
”Saya ingin lebih tinggi lagi …” Kata wanita itu.

Petugas satpam itu tersenyum kecut.
” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
” Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”
” Tentu! ”
” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”
” Saya minta yang lebih tinggi lagi …”

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
” Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ”

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

” Bukankah kemarin saya sudah kasihkamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup? ” Terdengar suara pria itu berbicara. Wajah pria itu nampak masam seketika.
” Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita enggak ketemu, ya sayang?! ”

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … Huh ”
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

” Ada wanita yang duduk disana, ”Petugas satpam itu menunjuk kearah wanita tadi. Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini. “Dia masih perawan..”

Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.
” Benarkah itu? ”
” Benar, pak. ”
” Kalau begitu kenalkan saya denganwanita itu … ”
” Dengan senang hati. Tapi, pak … wanitaitu minta harga setinggi tingginya.”
” Saya tidak peduli … ” Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.
” Bapak ini siap membayar berapa pun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….” Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
” Mari kita bicara di kamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menujukamarnya.
Di dalam kamar …
” Beritahu berapa harga yang kamu minta? ”
” Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ”
” Maksud kamu? ”
” Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih…. ”
” Hanya itu …”
” Ya …! ”

sakit_02

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis.Pria ini sadar, bahwa dihadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai.Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanita ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

” Siapa nama kamu? ”
” Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ” kata wanita itu
” Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ”
”Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ”
” Ada! ” kata pria itu seketika.
” Sebutkan! ”

” Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
” Saya tidak mengerti …”

” Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …”

” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”
” Apakah uang itu kurang? ”
” Lebih dari cukup, pak … ”
” Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ”
” Silahkan …”
” Mengapa kamu begitu beraninya … ”
” Siapa bilang saya berani. Saya takut pak … tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` … Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … ”

” Keyakinan apa? ”
” Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhanlah yang akan menjaga kehormatan kita … ”

Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar. Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
” Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … ”
” Kesadaran… ”

Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
” Kamu sudah pulang, nak ”
” Ya, bu … ”
” Kemana saja kamu, nak … Huh”
” Menjual sesuatu, bu … ”
” Apa yang kamu jual?” Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum …

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakkan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan ….

” Kini saatnya ibu untuk berobat … ”
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ” Tuhan telah membeli yang saya jual… ”.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi: ” Antar kami kerumah sakit …” (Syamsudin)

 

About these ads

58 Responses to Kisah Seorang Wanita Yang Menjual Keperawanannya

  1. Rasyid says:

    Ass. Wr.wb
    Yth, Pak Moef,
    Biasanya saya merasa “tersentuh” bila membaca rubrik yang ada dalam blog Bapak. Namun kali ini saya “tersentak” bila melihat dan membaca cerita yang Bapak pilih untuk ditampilkan.
    Terasa Mudharatnya jauh lebih besar dari Manfaatnya, dalam arti :
    1. Pembentukan Opini menghalalkan segala cara.
    2. Menciptakan Nilai Bakti pada Orang-Tua mengenyampingkan
    Cinta dan Takut Pada Allah atau Hukum Tuhan.
    3. Melegitimasi kevulgaran dalam rubrik agama?.
    4. Melemahkan daya juang untuk menegakkan yang benar.
    Siapapun figur dalam kisah ini (fact or fiction) tetulah kita simpati terhadap kesulitan yang dihadapinya, dan bersyukur bahwa Tuhan masih menyelamatkan nya, namun bahwa dia telah berniat dalam hatinya menempuh cara itu, terserah Allah lah yang menilai.
    Wass,

  2. Moeflich says:

    Terima kasih Rasyid yg baik, atas komentarnya. Coba Rasyid tidak fokus pada isi ceritanya tapi inti pesannya dan itu ada di bagian akhir. Kisah ini jangan ditangkap apa adanya, alur cerita hanya daya tarik yang sepertinya menghalalkan segala cara, padahal bukan itu maksudnya dan itu tidak terjadi. Cerita ini memberikan pesan yang bagus lewat sebuah cerita yang sepertinya melanggar norma, padahal tidak.

    Salam.

  3. joko says:

    INDAHNYA SEBUAH KEYAKINAN YANG DIDASARI RASA IKHLAS DAN KEPASRAHAN,………. CERITA YG BAGUS…

  4. okta says:

    asw. hanya memberikan saran. mungkin lebih baik diberikan kesimpulan juga di akhir cerita agar tidak ada yang salah mengerti mengenai “gambaran” atau makna sebenarnya yang terkandung dalam cerita yang disampaikan, dan insyaAllah dapat lebih menjelaskan juga pada pembaca2 yang mungkin belum faham juga makna ceritanya. ^wassalam.

  5. Moeflich says:

    Makasih okta.

  6. Raihan says:

    Bagus yag anda share

  7. zarto says:

    Bagus ceritanya bang,,,, terlepas itu realita atau Opini,,, memang begitulah kita hidup di Indonesia, ORANG MISKIN DILARANG SAKIT!!!!!!!, karena sehat itu MAHAL sekali,,,,,Berobat pake JPS dirawat setengah-setengah,,,,,alasannya,, yang obatnya habislah yg itulah,,,,,, hehehe,,,,ya,,gak bang ,,,,?
    kalo Aku lebih prihatin ke MENTAL si SATPAM itu, dasar MENTAL GERMO, gimana kalo ibunya sendiri yang sakit apa dia akan menjual kePERJAKAANnya,,,,,,,sapa yang mau beli,,,,,,
    Katanya sih Bang,,,KURIKULUM 2013 lebih menekankan pada MORAL<<<< mereka baru sadar….(mudah-mudahan aja belum telat)
    INDONESIA-ku yang RAYA,,,,
    kini TERLUNTA-LUNTA
    karena banyak punggawa PEMERINTAH yang BEDEBAH
    hasil bumi yg KAYA RAYA,,,dikuasai AMERIKA
    KORUPSI dimana-mana
    MERAJALELA merebut jatah rakyat JELATA
    semoga mereka,,,MASUK NERAKA…………………

  8. Mulia nya….
    Dan betapa dermawan nya lelaki tadi yang bermaksud membeli tp setelah itu dia hanya membeli rasa trima kasih dari wanita malang tadi

  9. air mata ini menetes dg sendirinya ketika ku baca crita ke ikhlasan dan ketulus nya ank yg berbakti kepada orang tua , aku iri blum bsa membuat apa kpada orang tua ….

  10. Perempuan yg malang2 untung……malangnya dia miskin dan dengan beban ibundanya yg sakit……untungnya dia ketemu orang2 baik…..luar biasanya Tuhan….yah percaya gak percaya…orang baik selalu ditemukan Tuhan dan selalu dilindungi dan ditolong……..

  11. Muhammad Bahrul says:

    indahnya sebuah keiklasan,,,

  12. kus says:

    subhanallah..

  13. Ridha says:

    Subhanallah, sangat susah menemukan orang seperti dosen tersebut, semoga masih bayak dosen2 seperti itu, cerita ini sangat memotifasi agar senantiasa selalu berdakwah, dan tidak hanya berbicara saja tapi juga harus praktek,,,,,

  14. andi ikbal hamba Allah SWT says:

    Subhanallah… Allahu Akbar…

  15. Saida Mallory says:

    aku seorang pelajar kelas 2 SMA dan kebingungan untuk cari biaya operasi biaya rumah sakit untuk orang tua,,,
    jikapun ada pembaca budiman yang mau membantu membeli ginjalku,, hubungi :, 082_3331_77799

  16. Saida Mallory says:

    aku seorang pelajar kelas 2 SMA dan kebingungan untuk cari biaya operasi biaya rumah sakit untuk orang tua,,,
    jikapun ada pembaca budiman yang mau membantu membeli ginjalku hubungi :, 082_3331_77799

  17. megha02011992 says:

    subbhanallah….
    allah sll memberikan jalan
    terbaik bagi umatnya…

  18. Raja Jeumpa says:

    sila ke 5, Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  19. Credit Union says:

    Apakah Anda membutuhkan pinjaman? apakah Anda membutuhkan bantuan finncial untuk memulai bisnis Anda dan juga untuk membayar utang sidik, Kami menawarkan pinjaman kepada semua orang, baik atau buruk kredit di sebuah sangat murah dan awal time.we menawarkan pinjaman dijamin untuk individu, perusahaan dan bekerjasama istilah bodie.Loan dan determinan, Kami menawarkan semua jenis Kredit geniue. Hubungi kami hari ini melalui: creditunion3@gmail.com

  20. menjadi teguran untuk hidupku dan motivasi bagiku, dalam hidup ini harus berjuang untuk orang yang kita cintai

  21. Dedi Mashudi says:

    Subhanallah.
    sebuah pesan moral yang dalam,meski perlu kajian yang dalam juga.terimakasih.

  22. wahyu says:

    sbrpakah kpdulian qt trhdap org tua?

  23. Set up says:

    Kira2 cewek nya berjualan di hotel mana yaaa…

  24. jhoni says:

    ass
    niat yg baik hrus di iringi cra yg baik bla tida rusaklah smua.

  25. buamar says:

    bagus juga . hehehehe

  26. abuamar says:

    semuga nbisa menyadarkan orang yg belum terjerumus dalam lembah kehinaan. bagi yg telah terjerumusa semoga dengan kerya ini , bisa sadar dengan Ridho Ilahi. Amiiiiiiiin

  27. dika alfiant says:

    hemb,
    cerita x mendidik untuk org2 trtentu tp….,
    allah tau semua isi hati mahluk.x
    mungkin untk agama lain n0 problem tp untk islam niat buruk j udah gc bleh pa lgi ampek usaha agr niat i2 trlksna wlpun ending.x gagal dlm crita tp l0w da x nxoba krna trinpisi oleh crita tdi truz ending.x bda gmna
    kejem jga khan

  28. arul poetra says:

    Ceritanya bagus

  29. Jay Pratasik says:

    kisah yang bagus dan menyentuh, mengobankan keimanan, ketaqwaan, keperawanan untuk membuktikan bakti nya terhadap orangtua, tapi tidak inspiratif, yang saya khawatirkan akan ada orang yang meniru hal2 seperti ini…
    wassalamualaikum wr wb….

  30. sahud kek says:

    assalamu’alaikum..ceritanya emng bagus cak tp ini sangat”besar resikonya trhadap penulisnya krna anak”jaman skrng pintar tp pemikiranya sngat rendah..tkut sipembaca g faham dg cerita ini dan akan menirunya pdhal dlm isi crt ini hnya anak yg tkut ditinggl ibunya..dia bukan anak yg brbakti melainkn sngat bodoh brtindak trhdap orang tua dan tuhan…mohon maaf lw buat crta jg dlhat mudhorotnya jg krn orang”indonesia skrg lgie djajah oleh moral yg sngat”rendah..

  31. isas says:

    masih banyak cara halal yang bisa ditempuh…

  32. cindy herdianti rukmana says:

    good..

  33. fauzi arifin says:

    karya yg menarik bung, keyakinan yg yg membawa tekad nekad berani dlm takut, kepuasan dari keyakinan hati. saaluut.

  34. benar-benar indah suatu keiklasan dan keyakinan, yang dimana terselip sebuah cinta dan pengabdian yang tulus.

  35. Ryant Agust says:

    jd kangen ma nyokap nhi,,
    sumpah cerita luu keren boeeyyy…

  36. boim says:

    Ikhlas ,

  37. aki dijam says:

    cerita ini menarik sekali. Tak ada kata yg bisa terucap selain syukur dapat temukan teladan dan contoh hebat ini, baarokallah.

  38. sym sym says:

    saya hanya terkejut sesaat dengan keteguhan laki2 yg bisa sadar dengan begitu cepat, ternyata dia sadar dari sifat buruknya selama ini dengan istri simpanannya. jempol

  39. lucki wahyudi says:

    Tak sanggub brta.. Stlah membaca crinyanya bung..
    Cuma Βïśα mengatakan engkau wanita ♈ªϞƍ di muliakan di sisi اللّهَُ.

  40. Laman Ali Hasan says:

    Keikhlasan dalam beramal merupakan kunci diterimanya amal ibadah seseorg, namun artikel diatas sy menilai bahwa cara beramalnya yg salah yaitu dengan menjual keperawanannya. Beramal dengan ikhlas tetapi dengan cara yang benar sesuai syariat…

  41. nino says:

    tentang tekad y, itu adalah hal yg saya cari” slama ini. Cerita.a hebat.

  42. putra says:

    Euih,sungguh menyentuh hati.betapa besar kasih sayang ALLAH terhadap makhlukNya.semoga kita termasuk dalam orang-orang yang selalu bersyukur.amien ya robbal alamien.

  43. Anselm says:

    intinya: pesan pengorbanan yang luar biasa indah, inti pesan ini amat pantas ditiru, caranya (dengan mau menjual keperawanan), hanya dekorasi cerita, yang memang berhasil membuat amat menarik.

  44. ridho akbar says:

    Saya terharu mendengar cerita nya ini , semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi semua umat yg membaca cerita ini ..
    Rela berkorban demi seorang IBU.

  45. Kyan says:

    luar biasa…. sastra profetik

  46. perdana says:

    mendingan buka aja web kami ya!

  47. asiong farma says:

    Pengorbanan yang sangat luar biasa dari seorang anak kepada ibunya yang sedang diserang penyakit.DAn itu dilakukannya demi kesembuhatn ibunya.

    Terharu :(

  48. = jADUN = says:

    Cerita yg bagus Di dalam ceritanya Ada sebuah pelajaran…

  49. salman says:

    siiiip bro crtax

  50. terjalnya sebuah nasib yg di arungi namun keyakinan terhadap Yang Maha Kuasa melebihi dari kepedihan

  51. inspiring,tapi jangan di telaah mentah2 ceritanya karena bagi yang kurang memahami bisa berdampak provokasi sikis yang negatif,tapi menurut saya pribadi “two tumbs up”

  52. Slamet Wahyudi says:

    Anak yang mendapat hidayah dari yang serba MAHA.

  53. wahyuddin says:

    Saya melihat cerita ini terlalu mengada ada serta berlebihan. walaupun kasusnya mungkin ada yang mirip,,,tpi tak begini. dan dialam memnyampaikan cerita ini perlu adanya refisi dan alur yang bagus sehingga org mengambil pelajaran yang benar,, bukan melakukan sesuatu yang salah untk menebus yang lainnya.

  54. RadDarR says:

    Subhanallah luar biasa

  55. andi mulka says:

    ????????

  56. sahar says:

    Sungguh bgtu mulia pengorbanan anak bagi orang tuay trutama pd ibu..
    Jaminannya adlh SYURGA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 538 other followers

%d bloggers like this: