Fariduddin Attar menceritakan penghormatan sufi pada seeokor anjing: Makruf Karkhi mempunyai seorang paman, ia seorang walikota. Suatu hari, sang paman melihat Makruf sedang makan roti dipinggir jalan bersama seekor anjing. Roti itu dibagi dua, sebagian buat dirinya, sebagian disuapkan ke mulut anjing itu. “Makruf, apa yg lakukan? Tidakkah engkau malu makan bersama seekor anjing?” Teriak sang Paman marah. “Karena rasa maluku, aku membagi makananku dengan anjing ini.”
Foto-foto Eksklusif Haji tahun 1953 (Jarang Ditemukan!!)
15/12/2009Bagi kaum Muslimin yang sudah melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, tentu banyak pengalaman berharga disana. Semua tempat disana mungkin terkenang dengan cucuran air mata, kerinduan dan bayangan masih jelas di pelupuk mata. Bagi bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah ziarah ke tanah suci tersebut, ini ada kenangan indah pelaksanaan haji tahun 1953. Foto-foto eksklusif ini jarang ditemukan. Dengan melihat ini, bagi yang sudah kesana, mungkin akan trenyuh melihatnya, betapa dulu segalanya masih sangat sederhana. Melaksanakan haji dulu pasti sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang berat. Makanya ibadah haji dulu melahirkan ulama-ulama besar. Selamat menikmati suguhan ini … semoga membasahi kerinduan yang memuncak. Insya Allah ….. (Moef) Read the rest of this entry »
Menjawab Misteri Kelangkaan Candi di Tatar Sunda
05/12/2009Moeflich Hasbullah
a
Salah satu pertanyaan penting dalam Sejarah Jawa Barat selama ini adalah “Mengapa di Tatar Sunda sangat langka ditemukan candi-candi peninggalan kerajaan-kerajaan masa lampau seperti halnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur?” Paling tidak ada dua jawaban untuk pertanyaan ini. Pertama, argumen sosiologis-agrikultural. Mata pencaharian utama penduduk Priangan adalah ngahuma (berladang) kemudian bersawah. Hal ini dikenal sejak zaman Read the rest of this entry »
Posted by moeflich
Posted by moeflich 
Posted by moeflich 